Sabtu, 04 Mei 2013

Leadership Basic Training


Leadership Basic Training (LBT)
                Indonesia yang sudah kaya akan SDA (Sumber Daya Alam), SDM (Sumber Daya Manusia), Budaya. Namun ada 1 yang masih kurang di negeri ini, yaitu KARAKTER. Negeri yang katanya Gemah Ripah Loh Jinawi ini masih kekurangan akan pemimpin yang mempunyai karakter. Sehingga, untuk memenuhi amanat organisasi yang tercantum dalam AD/ART, dalam rangka keberlanjutan organisasi, serta untuk memenuhi tuntutan global yang membutuhkan manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual (IQ) tetapi juga cerdas secara emosional (EQ) serta yang lebih penting lagi adalah kecerdasan yang dilandasi oleh spiritual (SQ), sehingga diperlukan pengkaderan yang bersifat continue. Dalam sebuah organisasi dituntut untuk dapat mempersiapkan dan menciptakan sumber daya manusia yang handal, bertanggung jawab dan bekerja secara professional agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan mampu membawa kepada peradaban dan kehidupan sosial yang lebih baik di masa mendatang yang diridhoi oleh Allah SWT serta generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan dari sebuah organisasi.
Diilhami dari tujuan ingin menciptakan sumber daya manusia yang handal dalam merespon permasalahan dan tuntutan yang ada di sekeliling kita maupun secara global serta untuk membekali bakal calon pemimpin yang tentunya tidak hanya bisa memimpin sebuah organisasi, mengatur anggotanya, tetapi diharapkan mampu memimpin dirinya sendiri menuju sebuah perilaku yang akhlaqul karimah dalam segala aspek kehidupan, maka kami bermaksud untuk mengadakan kegiatan LBT Stikes Aufa Royhan.

            LBT atau Leadership Basic Training adalah sebuah Pelatihan Kepemimpinan yang dibuat untuk mendidik mahasiswa STIKES Aufa Royhan Padangsidimpuan. Diklat yang diberikan selama 3 hari 2 malam ini merupakan pelatihan LBT yang ke-1, diikuti oleh 35 peserta mahasiswa calon pemimpin yang ditujukan untuk menduduki kepengurusan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa).
4 materi dalam Pelatihan ini =
1.         Manajemen Kepemimpinan
2.         Manajemen Konflik
3.         Indonesia Muda Pribadi berkarakter
4.         Manajemen Waktu
            Dalam pelatihan ini, semua peserta dilatih layaknya pemimpin, yang bisa memimpin didepan, memberi contoh ditengah, dan member dorongan pada anggotanya saat dibelakang. Semua waktu kegiatan mereka diatur menjadi disiplin. Dari mulai bangun tidur, sholat, mandi, dan makan pun harus sesuai dengan jadwal. Ini membuktikan lulusan dari pelatihan LBT ini tidak main-main dalam membentuk karakter yang ada pada setiap jiwa 35 peserta. Ada juga acara tukar kado yang ditujukan agar peserta bias mengingat sahabat “kunang-kunang” nya di malam innagurasi itu.
            Selain itu juga ada malam innagurasi. Setiap group harus menampilkan kreasi dari group mereka. Beberapa diantara mereka menampilkan tarian dan nyanyian. Suasana pun menjadi lebih asyik dan romantic karena diterangi dengan lilin yang membentuk huruf A dan R, singkatan dari kampus kami tercinta “Aufa Royhan”
            Dihari terakhir ada Outbond yang  dibuat oleh tim Outbond, dengan harapan peserta yang mengikuti kuat dalam jiwa dan raga, dapat menguasai medan alam, mencintai alam, dan peduli terhadap apapun yang ada disekelilingnya. Adapun yang menjadi peserta terbaik dari pelatihan LBT ini adalah “Martua Nainggolan” dengan jargoun khasnya “Kalian Luar Biasa”. Semoga dengan adanya kegiatan LBT ini bisa menjadi tonggak penegas dan penyemangat bagi calon pemimpin-pemimpin perawat dan bidan di LBT yang ke-2. Sampai jumpa di LBT yang ke-2. Coming soon . . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar