Leadership
Basic Training (LBT)
Indonesia
yang sudah kaya akan SDA (Sumber Daya Alam), SDM (Sumber Daya Manusia), Budaya.
Namun ada 1 yang masih kurang di negeri ini, yaitu KARAKTER. Negeri yang
katanya Gemah Ripah Loh Jinawi ini masih kekurangan akan pemimpin yang
mempunyai karakter. Sehingga, untuk memenuhi amanat organisasi yang tercantum
dalam AD/ART, dalam rangka keberlanjutan organisasi, serta untuk memenuhi
tuntutan global yang membutuhkan manusia yang tidak hanya cerdas secara
intelektual (IQ) tetapi juga cerdas secara emosional (EQ) serta yang lebih
penting lagi adalah kecerdasan yang dilandasi oleh spiritual (SQ), sehingga
diperlukan pengkaderan yang bersifat continue. Dalam sebuah organisasi dituntut
untuk dapat mempersiapkan dan menciptakan sumber daya manusia yang handal,
bertanggung jawab dan bekerja secara professional agar dapat memenuhi kebutuhan
masyarakat dan mampu membawa kepada peradaban dan kehidupan sosial yang lebih
baik di masa mendatang yang diridhoi oleh Allah SWT serta generasi penerus yang
akan melanjutkan perjuangan dari sebuah organisasi.
Diilhami
dari tujuan ingin menciptakan sumber daya manusia yang handal dalam merespon
permasalahan dan tuntutan yang ada di sekeliling kita maupun secara global
serta untuk membekali bakal calon pemimpin yang tentunya tidak hanya bisa
memimpin sebuah organisasi, mengatur anggotanya, tetapi diharapkan mampu
memimpin dirinya sendiri menuju sebuah perilaku yang akhlaqul karimah dalam
segala aspek kehidupan, maka kami bermaksud untuk mengadakan kegiatan LBT
Stikes Aufa Royhan.
LBT atau Leadership Basic Training adalah sebuah
Pelatihan Kepemimpinan yang dibuat untuk mendidik mahasiswa STIKES Aufa Royhan
Padangsidimpuan. Diklat yang diberikan selama 3 hari 2 malam ini merupakan
pelatihan LBT yang ke-1, diikuti oleh 35 peserta mahasiswa calon pemimpin yang
ditujukan untuk menduduki kepengurusan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa).
4 materi dalam
Pelatihan ini =
1. Manajemen Kepemimpinan
2. Manajemen Konflik
3. Indonesia Muda Pribadi berkarakter
4. Manajemen Waktu
Dalam pelatihan ini, semua peserta dilatih layaknya
pemimpin, yang bisa memimpin didepan, memberi contoh ditengah, dan member
dorongan pada anggotanya saat dibelakang. Semua waktu kegiatan mereka diatur
menjadi disiplin. Dari mulai bangun tidur, sholat, mandi, dan makan pun harus
sesuai dengan jadwal. Ini membuktikan lulusan dari pelatihan LBT ini tidak
main-main dalam membentuk karakter yang ada pada setiap jiwa 35 peserta. Ada
juga acara tukar kado yang ditujukan agar peserta bias mengingat sahabat
“kunang-kunang” nya di malam innagurasi itu.
Selain itu juga ada malam innagurasi. Setiap group harus
menampilkan kreasi dari group mereka. Beberapa diantara mereka menampilkan
tarian dan nyanyian. Suasana pun menjadi lebih asyik dan romantic karena
diterangi dengan lilin yang membentuk huruf A dan R, singkatan dari kampus kami
tercinta “Aufa Royhan”
Dihari terakhir ada Outbond yang dibuat oleh tim Outbond, dengan harapan
peserta yang mengikuti kuat dalam jiwa dan raga, dapat menguasai medan alam,
mencintai alam, dan peduli terhadap apapun yang ada disekelilingnya. Adapun
yang menjadi peserta terbaik dari pelatihan LBT ini adalah “Martua Nainggolan”
dengan jargoun khasnya “Kalian Luar Biasa”. Semoga dengan adanya kegiatan LBT
ini bisa menjadi tonggak penegas dan penyemangat bagi calon pemimpin-pemimpin
perawat dan bidan di LBT yang ke-2. Sampai jumpa di LBT yang ke-2. Coming soon
. . . .